Pernah denger kata wagyu? mungkin agak asing dan terdengar seperti bahasa jepang.
Kalau wagyu Beef? tentu saja tahu karena di restoran terkenal di mall-mall ibukota saat ini rata-rata menyajikan hidangan dagingnya dengan menggunakan bahan mentah dari wagyu beef ini. tapi wagyu beef atau daging wagyu itu apa sih dan kenapa harganya selangit?.

Nah wagyu itu sebenarnya adalah nama sapi potong yang berasal dari Jepang dimana dalam bahasa Jepang wa berarti Jepang dan gyu berarti sapi. Karakteristik yang paling penting dari daging sapi wagyu adalah bagian lemak putih dalam daging, yang dikenal sebagai sashi dalam bahasa Jepang. Sashi ini berada diantara lapisan daging merah dan biasanya membentuk pola marmer di antara daging sapi.
Sashi di dalam Sapi Wagyu
![]()
Pola marmer dari sashi yang dibentuk Ini adalah aspek paling berharga dari daging sapi wagyu dan umumnya peternak di Jepang berusaha keras untuk menciptakan pola intens lemak tersebut yang membuat daging sapi secara harafiah mencair di mulut kita.
Di AS, daging sapi premium harus memiliki 6-8% dari marmer lemak untuk lolos ke kelas USDA tertinggi. Untuk mencapai nilai kualitas tertinggi wagyu (A5), daging harus memiliki marmer lemak paling sedikit 25% dari keseluruhan daging.
Hmm tapi dengan lemak sebanyak itu pasti nggak bagus buat kesehatan kita bukan?.
Pendapat ini benar karena semakin banyak lemak jenuh di tubuh kita maka semakin beresiko untuk kesehatan tapi lemak yang terdapat dalam daging sapi Jepang sebenarnya adalah lemak tak jenuh, yang justru dikenal sangat baik untuk menurunkan kolesterol jahat…!. Lemak tak jenuh tunggal juga memiliki titik leleh yang sangat rendah sehingga membuat daging sapi benar-benar meleleh di mulut Anda. Sebuah wagyu steak yang dengan kelas A5 biasanya memakan biaya hingga $500 atau lebih untuk satu porsi di Tokyo….nyam enak tapi mahal.
Produksi daging Sapi Wagyu
Untuk memproduksi daging sapi yang membentuk sashi agar memiliki pola marmer sapi wagyu diibaratkan memiliki gaya hidup bak kaisar dan raja. Sapi terbaik ini diberikan makan biji-bijian berkualitas tinggi, dan masing-masing peternak biasanya memiliki campuran sendiri dari bahan-bahan rahasia, seperti kedelai dan Okra (produk sampingan dari pembuatan tahu) sebagai suplemen makanannya. Air juga merupakan instrumen penting dalam makanan wagyu, dan air mineral lokal sering digunakan untuk memastikan sapi wagyu berkualitas terbaik.
Di Jepang nafsu makan kita biasanya akan berkurang pada musim panas, nah untuk menjaga nafsu makan sapi wagyu selama bulan-bulan musim panas, sapi kadang-kadang minum bir atau sake untuk menambah nafsu makan mereka. Dan isu yang beredar nih katanya daging sapi wagyu berkualitas terbaik seringkali diberi pakan yang dicampur daun ganja lho.
Selain makanan dan minuman mewah yang diberikan seperti bir dan sake, sapi wagyu yang dibesarkan di peternakan di Jepang akan dibawa jalan-jalan sore oleh peternaknya untuk mendapatkan matahari dan udara segar.
Beberapa peternak juga akan melakukan berbagai macam perwatan mewah lainnya untuk sapi wagyu seperti memijatnya karena peternak di Jepang percaya dengan memijat sapi wagyu makanakan dapat membantu menyeimbangkan distribusi lemak pada pola marmer daging wagyu juga selain mencegah sapi dihinggapi kutu. Dan tak kalah serunya ada juga peternak yang memainkan musik klasik untuk sapi mereka agar si sapi memperoleh ketenangan hidup.
Bir, pijat, jalan-jalan sore, air mineral, musik klasik … benar-benar sapi yang memperoleh gaya hidup mewah, pantas saja harganya juga selangit untuk sepotong wagyu steak.
Tentang Penulis : Angger Wisanggeni
Semua tentang internet adalah hobiku saat ini. mulai dari browsing, blogging, SEO, dan semua hal yang berkaitan dengannya. Di dalam pencarianku akan dunia maya yang ideal untukku dan kuharap untuk banyak orang lainnya mudah-mudahan cuitcuit.com bisa menjadi jembatan untuk itu.
- Web |
- Google+ |
- More Posts (20)

2 comments
Mirza Sharz
Jun 9, 2012
Ngomong2 soal daging sapi, buat saya daging sapi yang paling enak adalah dendeng batokok dari daerah Pesisir Selatan Jambi dan Sumatra Barat. Pertama kali mencicipi dendeng batokok waktu saya mengantar wisatawan yang ingin melihat jejak orang pendek di kawasan hutan Taman Nasioanal Bukit Barisan Selatan dan TN. Kerinci Seblat.
Angger Wisanggeni
Jun 9, 2012
Slurrpp sepertinya menarik, dendeng batokok saya malah baru dengar. Jadi ingin mencicipi suatu saat nanti